• Latest News

    Selasa, 29 Mei 2018

    Seruan Moral Komisi Kerawam KWI Dalam Pilkada Serentak 2018


    Matakatolik.Com - Komisi Kerasulan Awam (Kerawam) Konferensi Waligereja Indonesia (KWI)  menyampaikan seruan moral  terkait Pilkada Serentak 2018. KWI mencatat, sebagai bagian bangsa Indonesia, umat Katolik terpanggil untuk ikut merawat dan
    memajukan kehidupan demokrasi yang sehat, bersih, dan bermartabat.

    Menurut KWI, Pilkada serentak yang
    berlangsung di 171 daerah menjadi momentum untuk menghayati semboyan “100% Katolik dan 100% Indonesia” sebagaimana telah diajarkan oleh leluhur kita Mgr. Albertus Soegijapranata, SJ.

    Oleh karena itu, dalam rangka pemilihan kepala daerah ini, ada beberapa hal yang baik untuk kita perhatikan bersama.

    Pertama, politik pada dasarnya baik karena sarana untuk mewujudkan kesejahteraan bersama (bonum commune). Politik sendiri mengandung nilai-nilai luhur seperti pelayanan, pengabdian, pengorbanan, keadilan, kejujuran, ketulusan, solidaritas, kebebasan, dan tanggungjawab. Jika nilai-nilai itu dihidupi dan menjadi pegangan dalam hidup berbangsa, maka politik akan
    menjadi salah satu bidang kehidupan yang amat mulia. Politik menjadi tampak tidak baik, suram, dan kotor karena para pelaku atau aktor politiknya yang sering mengabaikan nilai-nilai tersebut.

    Kedua, umat Katolik dipanggil dan diutus oleh Allah untuk menjadi garam dan terang dunia (bdk. Mat.15:13-14). Dalam konteks Pilkada ini, garam dan terang dunia itu dapat diupayakan dengan menjadi pemilih yang baik, bijak, dan cerdas; menjadi bagian dari panitia penyelenggara dalam berbagai tingkatan; menjadi kandidat yang bersaing dengan cara-cara yang bermartabat. Pilkada merupakan kesempatan untuk menghidupi nilai-nilai kristiani yang universal.

    Oleh karena itu, kehidupan politik harus selalu berada dalam batas-batas moral
    sehingga kehidupan bersama yang lebih baik akan menjadi kenyataan (bdk. Gaudium et Spes no. 74).

    Ketiga, dalam rangka mensukseskan pesta demokrasi tersebut, maka umat Katolik dalam pemilihan kepala daerah ini diharapkan menjadi pemilih yang cerdas, bertanggungjawab, dan proaktif. Artinya mau meluangkan waktu untuk mengecek nama di Daftar Pemilih Tetap (DPT), datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) untuk memberikan hak suara, dan ikut mengawasi
    penghitungan suara.

    Kemudian, masyarakat harus memilih secara rasional, artinya umat Katolik mengetahui kandidat yang akan dipillih
    dengan mencari informasi sebanyak-banyaknya dari berbagai media yang dipercaya.

    KWI juga berharap agar umat Katolik ikut menolak politik uang. Artinya umat Katolik berani menolak uang atau barang apapun
    yang diberikan dengan maksud agar mereka memilih calon tertentu.

    Masyarakat juga diharapkan untuk memilih kandidat yang beriman, mengamalkan Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika dan
    berani bersikap tegas menolak radikalisme dan segala bentuk intoleransi.

    KWI juga mendorong umat Katolik agar dapat memilih kandidat yang dapat memperjuangkan kepentingan umum dan aspirasi Gereja Katolik.

    Kemudian, memilih kandidat yang mempunyai rekam jejak yang baik dan berdasarkan suara hati dan bukan karena adanya tekanan dan pesanan
    tertentu.

    Masyarakat juga diminta untuk peka dan peduli dengan sesama pemilih, khususnya mereka yang mengalami sebagai Kandidat agar berkampanye bersih
    dan tidak mempolitisasi SARA.

    Matakatolik
    • Visitor Comments
    • Facebook Comments

    0 komentar:

    Posting Komentar

    Item Reviewed: Seruan Moral Komisi Kerawam KWI Dalam Pilkada Serentak 2018 Rating: 5 Reviewed By: admin
    Scroll to Top
    ×
    Krisjaya Anugerah Sejahtera