Latest News

Pesparani Simbol Kerukunan


Matakatolik.Com - Ketua Majelis Ulama Provinsi Maluku H. Abdullah Latuapo menilai PESPARANI di Maluku bukan sekedar perayaan umat Katolik saja. Namun, kegiatan Pesparani merupakan kegiatan seluruh umat agama yang ada di Maluku.

Menurut dia, Pesparani adalah simbol kerukunan antarumat beragama. Dari Maluku untuk Indonesia.

“Kebersamaan ini sudah terjalin sejak MTQ dan PESPARAWI di Ambon yang melibatkan semua agama. Sewaktu MTQ digelar kontingen dari Provinsi Banten malah tinggal di kediaman Uskup Keuskupan Amboina Mgr. Petrus Canisius Mandagi MSC,” kata H. Abdullah Latuapo dalam keterangan pers yang diterima Matakatolik.Com, Selasa, (15/10/2018).

Pendapat ini dibenarkan oleh Mgr. Mandagi. Umat Katolik telah terlibat aktif dalam penyelenggaran MTQ dan PESPARAWI yang berlangsung dengan sukses. Kerja sama ini terus terjalin dalam PESPARANI di Ambon.

Kelompok umat beragama lain, termasuk Islam dan Protestan, terlibat dalam penyelenggaraan PESPARANI.

Keterlibatan ini nampak dari gedung-gedung yang digunakan untuk kegiatan PESPARANI bukan hanya milik Gereja Katolik saja. Melainkan milik agama lain dan pemerintah daerah.

Bangunan milik Gereja Protestan yang digunakan adalah Gedung Baileo Oikumene, Gedung Cristian Center.

Islamic Center  milik umat Islam digunakan untuk seminar dan musyawarah nasional.

Sementara milik Gereja Katolik yang dipakai adalah aula St. farnsiskus xaverius, Gedung Chatolic Center.

Aset pemerintah daerah yang digunakan antara lain Lapangan Merdeka, Kantor Gubernur Maluku, Lapangan Polda Tantui Gedung Balieo Siwalima, dan Gedung Taman Budaya.

Umat Katolik yang menjadi panitia PESPARANI sendiri hanya berjumlah 10 persen. Sisanya umat beragama lain.

 "Jadi ini sungguh PESPARANI ini mau mewartakan kepada dunia bahwa betapa Indonesia menekankan kerukunan antar umat beragama,” ujar Mgr. Mandagi.

Matakatolik - Ervan Tou

G+

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Copyright © 2018 MATA KATOLIK Designed by Templateism.com and Supported by PANDE

Gambar tema oleh Bim. Diberdayakan oleh Blogger.
Published By Sahabat KRISTIANI